Sang pesakitan cinta

Dalam keheningan malam

fikir mulai tak beraturan

Menahan sebuah rasa yang mencengkram

Menusuk sela² jiwa yang terdalam

Tersenyum jiwaku melihat masalalu

Bodohnya aku

Berikan seluruh isi qalbu

Tak ubahnya pengemis

Kasihku tak kau gubris

Apa guna rasa ini?

Angin, hembuskanlah rasa ini bersama kesunyian malam

By : edi ainur rofiq

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai